Meski Penampilanmu Biasa, 7 Hal ini Tetap Bikin Pribadimu Disuka dan Tak Diremehkan

Meski Penampilanmu Biasa, 7 Hal ini Tetap Bikin Pribadimu Disuka dan Tak Diremehkan
Meski Penampilanmu Biasa, 7 Hal ini Tetap Bikin Pribadimu Disuka dan Tak Diremehkan

Tiga item itu menjadi hal mesti dalam masing-masing penampilanmu. Jika dikomparasikan dengan anak muda kebanyakan, penampilanmu jelas jauh dari kata kekinian. Malahan dapat dibilang penampilanmu biasa aja dan nggak terdapat spesialnya. Penampilanmu yang biasa laksana ini kadang buatmu tak percaya diri. Rasa insecure karena penampilan yang biasa pun kerap kali memberi beban pada dirimu. Kamu takut andai nantinya orang-orang justeru meremehkan dan menjauhimu sebab tidak suka dengan penampilanmu.

Sebenarnya, anda tak butuh merasa insecure pada diri sendiri. Meskipun penampilanmu biasa aja, 7 urusan dalam dirimu ini bakal terus bikin pribadimu disuka dan nggak diremehkan orang lain. Yuk pulang dipahami. Biar anda tak kemudian mengganti jati diri.

1. Meskipun tidak cukup tertarik dengan pakaian model terkini, namun anda selalu berjuang untuk tetap tampil bersih dan wangi

Senantiasa bersih dan wangi

Waktu kuliah, nyaris setiap hari kamu melulu pakai jeans, sneakers dan kaus. Mau apik dikit, kausnya anda ganti kemeja. Nggak pernah macem-macem atau mengekor model biar dibilang kekinian. Template penampilanmu tersebut terbawa sampai ketika sudah bekerja. Meski terdapat seragam kantor, anda ya tampil biasa dan sederhana. Nggak laksana orang beda yang kadang menambahkan segala macam aksesoris biar seragam kantornya nggak membosankan.

Tapi biarpun penampilan apa adanya, anda sendiri tak pernah lupa kesucian diri. Bagimu, bersih dan wangi tersebut wajib. Lebih baik gunakan jeans dan kaus, asal tubuhmu bersih dan wangi. Daripada gunakan baju yang kekinian namun bau badan kurang dapat dikompromi. Mengingat kesucian dan wangi tubuhmu lah seringkali membuat orang nyaman sedang di dekatmu.

2. Mengurangi sifat nggak enakan pada orang-orang. Salah satunya berani bilang ‘nggak’ pada permintaan mereka yang tak mampu anda lakukan

Sorry, aku nggak bisa

Kebiasaan mengiyakan inginkan orang memang tak diprovokasi dari penampilan. Tapi jadi kabar baik bila kamu telah nggak neko-neko ternyata juga punya pendirian yang tegas guna bilang ‘nggak’ atau ‘iya’. Salah satu contohnya ialah kamu berani menuliskan ‘nggak’ pada permintaan mereka yang tak mampu anda lakukan. Bukannya enggan membantu, tetapi kamu melulu ingin mendirikan pendirianmu.

Kamu yang mempunyai pendirian sendiri ini, adalahsosok yang bakal tetap disukai. Orang-orang pun segan bilamana ingin merendahkanmu.

3. Kata maaf nggak anda umbar secara percuma. Maaf melulu kamu berikan ketika benar-benar mengerjakan kesalahan

Berarti bukan salahku dong?! Kan sistemnya yang bermasalah

Biar terkesan sopan, banyak sekali orang tentu akan menyampaikan kata maaf. Seringnya mengucap kata maaf walaupun tak mengerjakan kesalahan tersebut yang bikin seseorang menjadi diremehkan. Apalagi bila yang tidak jarang mengucap maaf tersebut ‘kurang’ dalam segi penampilan. Kamu yang penampilannya biasa saja juga tak lagi mengerjakan hal itu. Kamu nggak inginkan mengumbar kata maaf, lagipula untuk hal-hal yang bukan kesalahanmu.

Dari luar, anda memang terkesan pelit kata maaf. Namun kamu pun akan disusun menjadi individu yang tegas dan nggak menye-menye. Pribadi yang tegas tanpa menye itulah yang pelan-pelan bakal buat orang-orang di sekitarmu merasa anda pantas guna disegani.

4. Saat memuji seseorang, niatmu jauh dari sekadar hendak cari muka. Kamu memuji sebab dia memang layak mendapatkannya

Memuji bukan berarti cari muka

Memuji seseorang itu dipisahkan menjadi dua. Pertama, memuji karena hendak menjilat atau memungut hati seseorang. Kedua, sebab memang dia berprestasi atau mengerjakan hal-hal yang membuatnya layak untuk dipuji. Kamu yang berpenampilan biasa pun dapat saja mengerjakan hal itu supaya tak dijauhi. Namun anda memilih nggak bakal memuji melulu untuk mengasyikkan seseorang. Kalau anda memuji, urusan tersebut murni sebab dia memang layak mendapatkannya. Ketulusanmu dalam menyerahkan pujian ini yang buar orang-orang nyaman denganmu.

5. Kamu dapat diandalkan dalam memungut keputusan. Semua keputusanmu tidak jarang kali disertai dengan dalil yang jelas

Keputusan yang diciptakan selalu dengan dalil jelas

Kebanyakan orang bakal saling melempar andai diberi keyakinan untuk memungut sebuah keputusan. Apalagi andai keputusan tersebut menyangkut tidak sedikit orang. Hal tersebut tak berlaku buatmu. Saat diberi keyakinan untuk memungut sebuah keputusan, Tempatbet55 anda akan mantap memutuskan. Setiap keputusan yang anda ambil tersebut bukannya tanpa landasan. Sebelumnya anda pasti sudah beranggapan matang-matang mengenai baik dan buruknya keputusan yang dipungut itu.

Keberanianmu untuk memungut keputusan itulah yang bikin orang-orang terkesan. Pasalnya nggak seluruh orang berani melakukannya. Apalagi mereka yang berpenampilan kekinian namun nggak berani bergerak inginkan ke depan.

6. Kamu orangnya asyik untuk disuruh seru-seruan. Prinsipmu asalkan anda nyaman dengan mereka, mari aja dilakukan

Bisa disuruh seru-seruan

Minggu depan nge-camp di pantai yuk?

Kenapa nggak kelak aja sih, hahaha. Ayoklah!

Meskipun anda kalah secara penampilan, tapi anda selalu dapat untuk disuruh seru-seruan. Teman-temanmu juga nggak melulu berasal dari satu kalangan, tetapi dari lapisan atas hingga bawah. Mulai dari rekan kuliah, rekan magang, rekan satu lab, sampai rekan yang anda kenal ketika nunggu delay pesawat. Kamu memegang prinsip, boleh bergaul dengan siapa saja asalkan bareng mereka anda merasa nyaman. Kamu yang asyik ini pasti pun akan dijadikan lokasi curhat dan berbagi kisah mengenai kehidupan. Kalau anda udah berada pada fase ini, diremehkan dan dikucilkan nggak akan anda rasakan.

7. Di ketika yang beda merendahkan diri melulu untuk diterima pergaulan, kamu malah sebaliknya. Kamu memilih jadi diri sendiri tanpa mempermalukan diri

Kalau kata Isyana: just keep being you

Beberapa orang memilih guna merendahkan diri mereka sendiri supaya bisa diterima dalam pergaulan. Bahkan mereka hingga rela menukarkan harga diri mereka. Kamu yang berpenampilan biasa aja untungnya tak sampai mengerjakan hal itu. Meskipun masih terdapat rasa takut bila nanti mereka menjauhi sebab tak berlaku yang demikian. Kamu malah tetap menjadi diri sendiri. Kamu enggan sampai merendahkan diri sendiri melulu untuk dapat diterima.

Untuk apa menjelek-jelekkan diri sendiri dan jadi orang lain melulu untuk keberadaan diri? Mereka yang benar-benar rekan bukankah bakal bertahan secara alami?

Menjadi individu yang biasa memang sarat tantangan. Salah satunya ialah tantangan bakal rasa insecure yang tumbuh dari dalam diri. Meskipun anda berpenampilan yang simpel dan biasa aja, orang-orang tak bakal meremehkanmu bila hal-hal diatas senantiasa anda lakukan. Sebab mereka udah nyaman bukan sebab penampilan, tapi sebab murni atas apa yang anda lakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *